Jumat, 26 September 2008

Seringai - Serigala Milita

U WANNA ROCK? U wanna headbanging? Let’s rock with SERINGAI! Band ini memang bukan band yang menyuguhkan lagu-lagu pelan, karena semuanya menyorongkan track keras dengan speed yang terjaga. Yup, Seringai. Band yang berawak Arian13 [vokal], Sammy [bass], Khemod [drum] dan Ricky Siahaan [gitar] ini "akhirnya" merilis album keduanya bertajuk ’SERIGALA MILITIA’. Band ini sempat heboh berurusan dengan Polisi, gara-garanya mereka menggunakan logo Tri Bharata dalam kostum mereka.

Terakhir, Seringai merilis album ’High Oktane Rock’ adalah tahun 2004. Tiga tahun sejak "Membakar Jakarta" menjadi anthem di beberapa pensi anak SMA Jakarta, mereka kini kembali memanaskan scene musik rock di Indonesia. "Kalau mau merasakan energi rock yang sesungguhnya, dengarkan musik Seringai," celetuk Arian13 ketika melaunching album keduanya ini di Vicky Sianipar Music Center, Jakarta, Sabtu [8/9/2007].

Banyak hal menarik yang terungkap dalam penggarapan album yang digagas lebih dari dua tahun ini. Salah satunya ketika bicara lirik. Banyak peristiwa yang kemudian mejadi acuan mereka untuk menulis lirik. Seperti single pertama ’Citra Natural’ yang berwacana soal ketidaksetujuan Seringai pada pencitraan oleh media. "Kenapa cantik itu harus putih, rambut lurus dan rambut lurus?" kilah Arian yang diangguki Khemod.

Kemudian track "Mengadili Persepsi [Bermain Tuhan]" yang bertariak soal pembasmian kebodohan sayap kanan. "Ini lebih kepada melihat satu persoalan yang tidak penting tapi dianggap jadi penting," imbuh Arian.

Dalam bahasa Ricky [gitaris], sejak mereka bekerja menggarap album ini, Seringai ingin memuaskan dahaga penggemarnya dengan sensasi the ultimate rock experience. "Album ini akan membunuh kebosanan kamu," tegas gitaris yang juga wartawan di salah satu majalah musik ini.

Dari sound, sebenarnya tidak mudah mendapatkan ornamen rock yang pas dan benar-benar terdengar rock. Di Indonesia, sampai saat ini yang benar-benar menemukan formulasi sound yang pas adalah Koil dan Seringai. "Secara penggarapan termasuk sound, kita memang lebih maksimal," tegas Sammy, yang nimbrung bicara. Album ’Serigala Militia’ ini dalam kacamata Arian13 adalah alternatif untuk musik di Indonesia.

Bicara soal karakter lagunya, Ricky menjelaskan mereka sekarang berkaca kepada crowd. "Kita buat part-part yang bisa untuk nyanyi bareng, untung headbang atau untuk tubruk-tubrukan. Semua kita akomodir di album ini," jelasnya.

Soal pilihan judul album, Seringai yang terbentuk tahun 2002 pasca bubarnya Puppen [dimana Arian13 adalah vokalisnya juga], tidak punya personifikasi khusus. "Ini sebutan untuk penggemar kita saja biar terdengar lebih garang," kilah Sammy nyamber.

Mungkin memang tidak mudah sesederhana mencerna musik pop, tapi buat kamu yang perlu alternatif, band ini memberikan pilihan lain. Berani?

1. Seringai - Berhenti di D15

2. Seringai - Mengadili Persepsi

3. Seringai - Citra Natural

4. Seringai - Serigala Militia

5. Seringai - 11 Kilometer Terakhir