Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 April 2011

iPad 2 Juga Laris di 'Alam Baka'


Kuala Lumpur - Penjualan iPad 2 yang sukses membuat stok barang menjadi langka. Dan ternyata tidak hanya di dunia nyata saja, komputer tablet besutan Apple ini juga laku di 'alam baka'. Kok bisa?

Ini terjadi dalam sebuah festival etnis China. Dikutip detikINET dari Reuters, Senin (4/4/2011), festival bernama Qingming ini jadi ajang bagi komunitas China menghormati leluhur, dengan membakar replika benda-benda seperti uang sampai mobil.

Benda-benda itu ditujukan untuk leluhur yang telah meninggal. Nah, di Malaysia cukup banyak masyarakat China ingin membakar replika iPad 2 sebagai persembahan bagi leluhur. Mereka pikir, para leluhur pun meminati iPad 2. Tingginya peminat membuat stok replika iPad 2 habis.

"Beberapa pelangganku bermimpi keluarga mereka yang telah meninggal akan meminta barang mewah termasuk iPad 2," tukas Jeffrey Te, penjaga toko replika iPad. Namun stok replika iPad 2 habis sehingga ia hanya menawarkan iPad pertama. Ada juga replika iPhone dan Galaxy Tab.

Te mengambil stok 300 replika iPad 2 dari China. Replika tersebut terbuat dari bahan kertas, dengan harga hanya USD 1 saja.

Akan tetapi bagi beberapa orang China, mereka tidak berminat untuk membeli replika iPad 2. Mereka pikir gadget berbau teknologi tidak akan diminati oleh para leluhurnya karena usia mereka yang sudah tua.

"Benda-benda ini adalah untuk generasi yang sudah tua. Jika Anda memberikan iPad, mereka tidak bisa menggunakannya. Jadi sesuai tradisi, kami memberi mereka sepatu, kaos dan keperluan lain," tutur Thomas Soong, warga setempat. (sumber: Detikcom)

Minggu, 03 April 2011

iPhone 5 Gunakan Sensor Kamera 8 MP Son


Jakarta - Setelah iPhone 5 dijadwalkan hadir kuartal ketiga 2011, Apple pun kabarnya bakal menggunakan sensor kamera besutan Sony dengan resolusi 8 megapixel bagi produk lanjutan iPhone 4 tersebut.

Seperti diketahui, Apple sebelumnya menggunakan sensor kamera besutan OmniVision untuk iPhone 4 (5 megapixel), dan iPhone 3G serta 3GS (3,2 megapixel). Namun karena sebab tertentu Apple pun 'berpindah hati' kepada Sony selaku produsen sensor kamera papan atas.

Hal itu pun sempat secara tak sengaja disinggung oleh sang CEO Sony, Sir Howard Stringer. Pada sebuah kesempatan ketika berbicara di Carnegie Hall New York, bos Sony itu berkomentar mengenai generasi lanjutan iPhone 4.

"Teknologi sensor terbaik kami dibuat di salah satu pabrik yang terkena tsunami. Itu akan digunakan Apple bagi iPhone dan iPad mereka. Apakah itu berarti sesuatu? Mereka membeli sensor terbaik kami," paparnya seperti dikutip detikINET dari digitaltrends, Minggu (4/3/2011).

Menurut Electronista, berpindahnya Apple ke Sony disebabkan karena OmniVision tak memiliki sensor kamera 8 megapixel, yang sudah tersedia sesuai jadwal peluncuran iPhone 5.

Sensor 8 megapixel yang konon dibenamkan di iPhone 5 tersebut saat ini sudah ada pada ponsel Android Xperia Neo. Dengan teknologi tersebut, kamera menjadi lebih peka terhadap kualitas gambar dengan pencahayaan rendah dengan noise yang rendah. (sumber: detikcom)

Selasa, 29 Maret 2011

Presiden Obama telah punya iPad


Barack Obama dikenal sebagai pengguna berat BlackBerry. Kini tampaknya, dia turut terkena demam komputer tablet. Presiden Amerika Serikat yang pernah tinggal di Indonesia ini mengaku telah punya iPad Apple.

Obama mengungkapkan hal itu kala diwawancarai oleh pembawa acara televisi Univision, Jorge Ramos baru-baru ini. Pertama-tama, Obama ditanyai apakah dia mempunyai BlackBerry atau iPhone?

"Saya tidak membawa BlackBerry dalam acara ini karena saya tidak ingin perangkat ini mati dan hal itu akan memalukan. Tapi biasanya, saya membawa BlackBerry kemana-mana," jawab Obama.

Nah kemudian, Ramos bertanya apakah Obama punya iPad. Ternyata jawaban Obama positif, ia mengaku punya iPad. Namun ia tak menyebut secara spesifik apakah gadgetnya adalah iPad pertama ataukah iPad 2.

"Saya punya sebuah iPad," jawab Obama singkat, seperti dilansir Cnet dan dikutip detikINET, Selasa (29/3/2011). Jadilah iPad sekarang menemani BlackBerry sebagai gadget kepunyaan orang nomor satu di AS.

Jika menilik kesenangan Obama pada BlackBerry, agaknya lebih cocok kalau dia memakai tablet BlackBerry saja. Mungkin Obama tidak sabar menunggu rilis PlayBook sehingga akhirnya ia memakai iPad.

Sepertinya, Obama belum lama memiliki iPad. Pasalnya bulan November tahun lalu kala berada di Jepang, dia sempat menyatakan belum mempunyai komputer tablet tersebut. (sumber: detikcom)

Rabu, 23 Maret 2011

Wow, Mimpi Bisa Diatur lewat Aplikasi iPhone


Bagaimana jika kita bisa mengatur mimpi sendiri? Hal itu bisa saja dilakukan. Karena kini telah diciptakan aplikasi yang memungkinkan kita mengontrol mimpi dan memasuki pikiran bawah sadar.

Aplikasi ajaib itu bernama Dream Control, yang dikembangkan spesialis hipnotis Dr. Norman Miller. Melalui proses yang disebut hypnovisualization, Dream Control akan memandu penggunanya mendapatkan perasaan rileks dan mengajarkan bagaimana mengontrol mimpi mereka untuk tujuan yang positif.

Dengan mengatur mimpinya, bisa mendorong si pengguna memenuhi tujuan hidup dan mencapai apa yang dia inginkan dalam hidup.

Sang pencipta, Norman mengklaim, Dream Control merupakan alat mudah untuk membantu pengguna membuat perubahan positif di hidup mereka. Mereka melakukannya dengan mengakses pikiran saat sadar melalui mimpi.

"Pikiran Anda sebenarnya sadar secara penuh, hanya tubuh yang beristirahat," jelas Norman, seperti dikutip dari inewsandapps.

Cara kerja aplikasi ini adalah merekam pesan dan suara yang bisa 'diputar' ketika seseorang tidur. Selain bisa memasukkan rekaman suara sendiri, aplikasi yang kompatibel dengan iPhone, iPod Touch dan iPad ini juga telah menyediakan 'suara mimpi' bawaan seperti tepukan tangan, rintik hujan dan pesawat terbang.

Rekaman suara dan pesan akan didengarkan selama 40 menit sebelum tidur dengan kondisi fisik dan mental yang sangat rileks. Nantinya, rekaman suara tersebut akan terekam dalam pikiran dan hadir secara visual dalam bentuk mimpi.

Jangan khawatir Anda akan bermimpi buruk, karena Dream Control dirancang hanya untuk hal-hal yang menyenangkan, agar membantu penggunanya menjalani hidup yang diinginkan seperti dalam mimpi.

Dream Control dijual dengan harga Rp 261 ribu dan bisa didapatkan melalui App Store, kategori Entertainment. (Sumber: Detikcom)

Rabu, 02 Maret 2011

Apple Resmi Umumkan iPad 2


Jakarta - CEO Apple Steve Jobs akhirnya memperkenalkan secara resmi wujud iPad generasi selanjutnya yang disebut iPad 2. Berapa harga dan kapan produk tesebut hadir?

Seperti dikutip detikINET dari acara Apple media event yang berlangsung di San Francisco, Kamis (3/3/2011) dini hari, produk baru tersebut segera dijual di Apple Online Store serta retail-retail Apple 11 Maret 2011 mendatang, di Amerika Serikat. "Kami berpikir 2011 akan menjadi tahun bagi iPad 2," ujar Steve Jobs pada acara tersebut.

Selanjutnya mulai 25 Maret 2011, iPad 2 bakal menyambangi 26 negara lainnya, seperti: Inggris, Australia, Canada, Denmark, Perancis, Jerman, Jepang, dan sebagainya.

Dikutip detikINET dari blogsdna, iPad 2 bakal dijual mulai USD 499 (16 GB Wifi), USD 599 (32 Gb Wifi), USD 699 (64 GB Wifi). Sementara untuk versi 3G ditambahkan sekitar USD 130: USD 629 (16 GB 3G+Wifi), USD 729 (32 GB 3G+Wifi), dan USD 829 (64 GB 3G+Wifi).

Minggu, 14 November 2010

Aplikasi Pengukur Kebahagiaan


Apakah Anda tengah merasa bahagia? Sebahagia apakah Anda dan apa penyebabnya? Untuk menjawab pertanyaan ini, ada sebuah aplikasi iPhone unik yang bisa menjawabnya.

Track Your Happiness, demikian nama aplikasi tersebut. Ia bekerja dengan cara mengontak si pengguna iPhone pada waktu acak sepanjang hari untuk menanyakan perasaan mereka dan apa yang tengah dikerjakan sambil menjawab setiap pertanyaan. Pengguna juga punya pilihan untuk menentukan kapan dan seberapa sering mereka dikontak.

Dilansir Mashable dan dikutip detikINET, Sabtu (13/11/2010) para peneliti di Harvard University menggunakan aplikasi ini untuk melacak suasana hati seseorang. Hasilnya, penelitian tersebut menemukan adanya korelasi antara merenung dengan perasaan tidak bahagia.

Berdasarkan sampel penelitian terhadap 2.250 orang dewasa, 46,9 persen partisipan mengatakan tengah merenung ketika iPhone berbunyi untuk mengecek apa yang tengah dipikirkan. Dan sebagian besar partisipan yang tengah merenung itu mengaku tengah merasakan ketidakbahagiaan.

Track Your Happiness saat ini digunakan untuk penelitian ilmiah dan kepentingan medis untuk membantu mengungkap penyebab munculnya rasa bahagia yang dialami seseorang.(sumber: detikcom)

Senin, 18 Oktober 2010

Ugly Meter, Mengukur Tampang via iPhone


Ingin tahu, apakah wajah Anda cantik, tampan atau malah jelek? Singkirkan cermin dan beralihlah pada aplikasi iPhone keren ini!

Sebuah aplikasi bernama 'Ugly Meter', diklaim dapat memberikan penilaian terhadap tampang seseorang. Selain menampilkan skor, aplikasi ini juga bisa memberi komentar cukup pedas mengenai tingkat kejelekan wajah seseorang, wow!

Caranya? Cukup dengan membidik wajah, aplikasi yang dikembangkan oleh perancang aplikasi Dapper Gentlemen ini akan menganalisa kontur wajah secara real-time sebelum menentukan rating dari foto tersebut. Nantinya skor yang akan ditampilkan dari angka nol hingga sepuluh. semakin tinggi skor maka semakin buruk pula penilaiannya.

Saat diuji pada wajah beberapa selebriti terkenal, hasilnya cukup menggelikan. Seperti salah satu aktris Amerika, Christina Hendricks. Aplikasi ini malah menilainya dengan skor 10 disertai komentar,"Kamu sangat jelek, cocok untuk menjadi model mayat".

Namun saat diuji pada wajah aktris Angelina Jolie. Aktris yang sekaligus istri aktor kawakan Brad Pitt ini justru mencetak skor dua dengan pujian, "Kamu sangat seksi sampai-sampai matahari iri padamu".

Tertarik dan sudah siap untuk dinilai? Aplikasi ini bisa diunduh dari Apple App Store. Ingat, tak perlu merasa sakit hati jika penilaiannya buruk. Toh, aplikasi ini diciptakan untuk lucu-lucuan. Selamat mencoba! (sumber: Detikcom)

Senin, 20 September 2010

iPhone Kenali Pencuri dari Detak Jantung


Berkat bantuan software khusus, sebuah iPhone kini bisa beraksi laiknya polisi. Namun caranya unik, yakni dengan mengidentifikasi sang pencuri dari detak jantungnya.

Aplikasi yang dikembangkan langsung oleh Apple ini mempelajari detak jantung si pemilik iPhone dan membandingkannya dengan orang lain yang menggunakan handset tersebut.

"Kemampuan tersebut mencegah handset mahal ini terhindar dari risiko kecurian," kata pengamat Jim Clark dari firma riset pasar asal Inggris, Mintel.

Dikutip detikINET dari Big News Networks, Senin (20/9/2010), iCop -- demikian sebutan untuk aplikasi ini -- dilengkapi juga dengan kemampuan pengenalan suara dan wajah.

Dengan demikian, software tersebut akan hafal suara pemilik iPhone dan kamera built in yang tertanam pada tubuh iPhone akan membantu mengenali wajah orang yang bukan merupakan pemilik asli smartphone.

Jika software tidak mengenali pemegang iPhone, secara otomatis ponsel akan mati dan berbagai informasi penting seperti password, email, dan pesan singkat akan terhapus secara otomatis.

iCop juga bisa diaktifkan sebagai mode 'spy' atau mata-mata, untuk merekam dan melaporkan aktivitas orang yang bukan pemilik dan menjebaknya.

Tak perlu khawatir iCop salah sasaran ketika beraksi. Karena pengguna bisa mematikan fungsi software ini ketika akan meminjamkan iPhone kepada teman atau orang kepercayaan mereka.
Sumber:detikcom

Kamis, 22 Juli 2010

Tutorial 1 : Membuat Aplikasi iPhone untuk Pemula dengan Interface Builder

Pada tutorial pertama ini, saya akan memberikan tutorial untuk membuat aplikasi iPhone sederhana. Pada tutorial ini, kita akan menggunakan bantuan Interface Builder untuk menciptakan aplikasi sederhana tersebut.

Berikut ini Langkah-langkahnya :
1. Buka XCode, pilih New Project

gambar 1 : New Project

2. Pilih templatenya : View-based Application, kemudian klik Choose…

Gambar 2 : Pilih Template

3. Simpan dengan nama “Tutorial 1”

Gambar 3 : Save Project

4. Drop-down folder Resource yang terdapat “Group & Files”, kemudian double klik “Tutorial1_ViewController.xib” seperti gambar di bawah ini

Gambar 4 : Resources

5. Setelah itu akan muncul Interface Builder seperti gambar di bawah ini :

Gambar 5 : Interface Builder

6. Pada window Library, cari object yang bernama Label, kemudian drag and drop ke window View

Gambar 6 : Drag and Drop Label

7. Ganti nama Label menjadi “Input :” dengan cara double klik di object Label yang terdapat di window View

Gambar 7 : Ganti Nama Label

8. Lakukan langkah seperti no 6, untuk TextField dan Button, sehingga tampilannya menjadi seperti dibawah ini :

Gambar 8 : Hasil Tampilan View di Interface Builder

9. Klik 1 kali di object File’s Owner yang terdapat di window Tutorial_1ViewController.xib, kemudian klik menu Tools -> Inspector

Gambar 9 : Show Inspector

10. Akan muncul suatu window baru yaitu : Tutorial_1View Controller Identity. Kemudian pilih tab ke 4 (Identity) seperti yang terdapat pada gambar. Setelah itu, pada bagian Class Outlet, tekan tombol (+), kemudian masukkan nama object pada kolom outlet dan tipe dari object tersebut. Dalam hal ini, kita masukkan nama objectnya : teks untuk UITextField

11. Kemudian,apabila kita ingin menambahkan aksi ketika button di klik, maka, kita harus menambahkan aksi tersebut di Class Action. Tekan tombol (+) untuk menambahkan aksi, kemudian masukkan juga Action beserta tipenya seperti yang terlihat pada gambar

Gambar 10 : Identity

12. Setelah itu, pilih menu File -> Write Class Files…

Gambar 11 : Write Class Files

13. Kemudian save dengan nama : “Tutorial_1ViewController”

Gambar 12 : Save ketika Write Class File

14. Setelah itu quit Interface Builder, lalu apabila muncul pertanyaan apakah perubahan di interface builder ingin di save? tekan Save. Apabila berhasil, maka di bagian Tutorial_1ViewController.h dan Tutorial_1ViewController.m akan terdapat code seperti ini :

Gambar 13 : Print Screen Code Tutorial_1ViewController.h setelah Write Class File

Gambar 14 : Print Screen Code Tutorial_1ViewController.m setelah Write Class File

Ajaib bukan? ☺

15. Langkah selanjutnya, kita harus menghubungkan antara object yang kita buat dengan view (tampilan)

16. Kembali ke Interface Builder, kemudian klik 1 kali di object File Owner, kemudian tekan alt, sambil melakukan drag and drop menuju ke TextField (yang terdapat di view). Kalau caranya benar, maka akan terlihat garis biru yang menghubungkan File Owner dengan TextField. Perhatikan gambar dibawah ini :

Gambar 15 : Menghubungkan File Owner dan TextField

17. Kemudian, setelah tombol mouse dilepas, maka akan muncul 2 pilihan outlet yaitu teks dan view. Karena kita menghubungkannya dengan TextField, maka kita pilih teks.

Gambar 16 : Memilih Outlets

18. Setelah itu, kita harus membuat koneksi antara Action dengan Button dengan cara : klik 1 kali di File Owner, kemudian, pada properties, pilih tab ke 2, lalu tarik garis menuju ke Object Button yang terdapat di View seperti gambar dibawah ini :

Gambar 17 : Menghubungkan Action di File Owner dengan Button

19. Kemudian pilih Eventnya : Touch Up Inside

Gambar 18 : Memilih Event dari Button

Gambar 19 : Hasil Akhir Setelah File Owner dengan Object di View terhubung

20. Setelah itu Save, dan Quit dari Interface Builder

21. Kemudian di Tutorial_1ViewController.m, tambahkan syntax seperti gambar dibawah ini :

Gambar 20 : Menjabarkan Aksi di Fungsi doKlik (Tutorial_1ViewController.m)

KETERANGAN CODE: – UIAlertView untuk menciptakan kotak pesan – [teks text] -> untuk mengambil nilai teks dari object TextField – [alert show] -> method show untuk menampilkan kotak pesan dari UIAlertView

HASIL :

Gambar 21 : Hasil Akhir
sumber: imajalah.com

Senin, 19 Juli 2010

Mengenal XCode; Pemrograman di Apple

Buat yang pengen belajar pemrograman di Apple (seperti saya juga tentu nya), Setelah meng-install iPhone SDK, anda dapat menjalankan XCode yang terdapat di ~/Developer/Applications/Xcode

Inilah tampilan XCode pada saat dijalankan



Nah jika anda ingin memulai suatu project, maka kalian klik File -> New Project



Setelah itu akan muncul tampilan seperti ini :



Template-template project disini adalah template-template yang disediakan oleh iPhone SDK. Diantara banyak template tersebut, memiliki kegunaan yang berbeda-beda. Kegunaannya bisa dilihat pada description dari setiap template. Misalnya kita memilih template View-based Application. Setelah selesai memilih, klik tombol Choose…

Maka akan muncul tampilan seperti ini :



Masukkan nama project yang ingin di create, lalu pilih save location-nya. Setelah itu, klik Save.

Tampilan Editor XCode



Keterangan gambar (disini dijelaskan hanya hal-hal umum saja) :

  1. Group & Files List : kumpulan files-files (framework, classes, product (hasil compile), resource -> images, music, dll) yang berhubungan dengan project kita
  2. Build & Run : untuk build & run program yang kita buat
  3. Status Bar : Untuk melihat hasil setelah program di-compile. Kalau error, di status bar akan muncul pesan error, begitu juga jika program yang di compile success
  4. Task Button : untuk menghentikan jalannya program ketika program sedang run (debug)
  5. Editor View : editor mini yang ada di XCode yang fungsinya untuk melihat source code

Console

XCode juga memiliki fitur untuk men-debug program kita lewat console seperti yang ditunjukkan oleh gambar dibawah ini



Apabila console tidak muncul pada saat program di run, kita dapat menampilkannnya secara manual dengan menekan menu Run -> Console



Kita juga bisa men-setting agar Console selalu muncul pada saat kita Build & Run, yaitu dengan cara :

  1. Klik menu Xcode -> Preferences


  1. Pada Xcode Preferences, pilih Tab Debugging, kemudian set nilai di combo box “On Start” menjadi “Show Console”


Interface Builder

Pada Xcode, juga terdapat suatu program yang dinamakan Interface Builder. Program ini berguna untuk menciptakan tampilan tanpa harus melalui coding. Cara mengaksesnya juga cukup sederhana, yaitu dengan double-klik file berekstensi .xib



Setelah file ber-ekstensi *.xib di double-klik, maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini :



TestViewController.xib Window

Terdiri dari 3 :

  1. File Owner Object : menghubungkan antara class yang dideklarasikan di code (File Owner) dengan interface yang ada di file nib
  2. First Responder Object : objek yang mengatur interaksi dengan user. Misalnya ketika user menginput data di textfield, maka first responder adalah objek textfield (ini ga perlu di setting macem-macem, soalnya uda otomatis di maintain sama UIKit Framework)
  3. View Object : adalah objek dimana user dapat melihat dan berinteraksi langsung (tampilan view)

View

Tempat merancang user interface dari program yang akan kita buat

Object Properties

Tempat mengatur properti-properti dari suatu objek. Misalnya warna latar belakang, mode, alpha, bottom bar, dll

Library

Tempat yang berisi daftar library-library yang dapat digunakan untuk membuat suatu aplikasi iPhone. Misalnya : textfield, button, label, slider, dll.

Class yang berhubungan dengan user interface, biasanya memiliki nama class yang berawalan UI. Misalnya : UIButton, UITextfield, UISlider, dll. Sedangkan yang tidak berhubungan dengan user interface, classnya berawalan NS. Misalnya : NSString, NSURLConnection, NSMutableArray, dll.

Untuk lebih jelasnya, silahkan baca buku : iPhone Application Development for Dummies, Part 1 dan Part 2.

Sumber:iMajalah.com

Rujukan : Goldstein, Neil. 2009. iPhone Application Developer for Dummies : 2nd Edition. Wiley Publishing, Inc.

Minggu, 18 Juli 2010

Steve Jobs: Sebuah hak paten sedang dipersiapkan untuk Theora

Kenapa Apple lebih memilih format H.264 sebagai standar codec HTML 5 video pada Safari daripada format Ogg Theora yang dipakai oleh Firefox dan Opera sebagai standar HTML 5 video?. Sedangkan untuk Google Chrome lebih memilih memberikan support kedua format tersebut.

Karena Ogg Theora adalah sebuah codec gratis sedangkan H.264 membutuhkan sebuah lisensi yang akan berujung pada bentuk produk komersial.

Pemikiran Steve memang selalu berbeda dari kebanyakan, menurutnya hal untuk memutuskan format codec apa yang harus Apple pakai bukanlah suatu hal yang mudah. Beginilah isi surat dari Steve mengenai hal codec ini [gambar disamping].

Menurutnya, Theora mungkin saja melakukan penyalahgunaan hak atas codec yang ada, dan tidak lama lagi pasti pemilik codec yang Theora pakai akan menuntut mereka.

Jawaban dari Jobs memang terkadang membuat situasi menjadi tak menentu. Apakah memang benar apa yang dikatakan Jobs ini ? lalu adakah hubungan Jobs dengan pemilik codec yang Theora pakai ?

Berikut adalah sebuah grafik tentang tren codec yang ada saat ini, terlihat Flash mengalami penurunan yang drastis.


Sumber: Techcrunch

Minggu, 04 Juli 2010

Aplikasi iPhone: 5 Fitur iOS 4 yang Perlu Dicicipi


Apple telah menyebarkan sistem operasi iOS 4 untuk jajaran gadget andalannya: iPhone, iPad dan iPod Touch. Sistem operasi terbaru ini menjanjikan beberapa perbaikan dibandingkan sistem operasi sebelumnya (iPhone OS 3.1).

Seperti diumumkan Apple dalam sebuah event di April 2010, sistem operasi terbaru untuk iPhone akan memiliki beberapa kemampuan yang tadinya tidak tersedia. Paling sering dibicarakan adalah kemampuannya untuk multitasking.

Berikut adalah 5 fitur terbaru iOS 4:

1. Wallpaper

Seperti iPad, iOS 4 memungkinkan pengguna untuk menetapkan gambar wallpaper untuk Home Screen iPhone. Artinya, icon yang selama ini hanya berada di depan sebuah layar hitam bisa tampil di atas gambar latar sesuai pilihan pengguna.

Untuk melengkapi fitur baru itu, Apple pun menyediakan berbagai wallpaper baru bersama update iOS 4. Kebanyakan gambar baru ini memiliki pola yang 'tak mencolok' seperti bahan celana jeans atau motif geometris.

2. Folder

Fitur baru iOS 4 yang cukup membantu adalah Folder. Hal ini memungkinkan aplikasi iPhone dikelompok-kelompokkan sesuai keinginan pengguna.

Cara menggunakan Folder sama seperti hendak menghapus atau memindahkan App pada iPhone, dengan menyentuh sebuah icon untuk waktu yang agak lama. Kemudian, icon akan tampak bergoyang-goyang dan bisa dipindahkah.

Jika satu icon App dipindahkan menumpuk ke icon App lain, maka ia akan otomatis membentuk sebuah Folder. Pengguna bisa mengubah nama folder dengan mengetikkannya di kotak yang muncul.

3. Multitasking dan Task Manager

Kemampuan multitasking ala iPhone telah dijelaskan Steve Jobs saat mengenalkan sistem operasi iOS 4. Untuk bisa merasakan manfaatnya, pengguna iPhone harus menjalankan aplikasi yang mendukung hal itu.

Namun satu hal yang terasa adalah shortcut untuk menampilkan aplikasi apa saja yang sedang 'aktif' alias baru saja digunakan. Hal ini bisa dilakukan dengan melakukan dua kali tekan pada tombol Home di iPhone.

Aksi itu akan memunculkan sebuah baris berisi icon-icon App yang baru saja dijalankan. Pengguna pun bisa mudah beralih dari satu App ke yang lainnya.

Tak hanya itu, jika icon itu disentuh untuk beberapa lama, akan muncul simbol negatif (-) di sudut icon. Ini bisa digunakan untuk 'mematikan' App yang sedang aktif di latar belakang.

4. Kunci Orientasi dan Kendali Media

Nah, saat melihat aplikasi apa saja yang sedang aktif, pengguna bisa menggeserkan jari dari kiri ke kanan untuk melihat sebuah baris menu baru.

Di situ akan muncul tombol kendali media seperti pada pemutar media digital (Prev, Play dan Next). Di sisi tombol itu adalah icon dari aplikasi yang sedang menjalankan lagu (umumnya iPod).

Hal yang menarik juga adalah icon melingkar di sisi kiri. Ini adalah tombol yang berfungsi mengunci orientasi layar pada modus Portrait (tegak).

5. Perubahan pada Kamera

Perubahan lain yang terjadi pada iPhone dengan iOS 4 adalah pada kameranya. Kini kamera foto pada iPhone bisa melakukan Zoom digital.

Caranya, cukup dengan menyentuh layar saat hendak memotret, kemudian akan muncul Slider untuk mengatur Zoom. Cukup geser jari pada slider, pembesaran gambar pun akan disesuaikan.


Selain lima fitur itu, masih banyak perubahan lain yang dibawa oleh iOS 4. Misalnya, ada perubahan pada aplikasi Mail sehingga memungkinkan adanya Unified Inbox alias satu area untuk melihat pesan dari semua akun email yang ada.

Hal lain yang terasa bagi pengguna di Indonesia, akses iTunes kini bisa dilakukan. Meskipun isi iTunes hanyalah iTunesU dan Podcast dan belum bisa untuk membeli lagu dengan account dari Indonesia(sumber: detikcom)

Senin, 07 Juni 2010

10 Hal yang Wajib Ditunggu dari iPhone Terbaru


Apple segera meluncurkan iPhone terbaru pada ajang Worldwide Developer Conference (WWDC) 2010 yang dihelat di San Francisco, AS. Apa saja kelebihannya? Berikut adalah 10 hal yang bisa diharapkan konsumen dari iPhone terbaru

1. Desain baru. Kabarnya, penampilan iPhone terbaru akan tampak lebih kotak dan elegan. Casing-nya sebagian besar terbuat dari kaca, dan terdapat bahan aluminium yang mengitari sekeliling pinggirannya. Bobotnya akan sedikit lebih berat dari pendahulunya.

2. Layar lebih kecil, resolusi lebih baik. Berdasarkan bocoran dari Gizmodo, layar iPhone terbaru akan lebih kecil ketimbang iPhone 3GS. Namun tampilannya memiliki resolusi yang lebih tinggi. iPhone 3GS saat ini mendukung resolusi 480x320 pixel, sementara iPhone terbaru digadang-gadang menawarkan resolusi layar 960x640--empat kali lebih tajam dari display iPhone saat ini.

3. Baterai tahan lama. Banyak pengguna iPhone saat ini mengeluh karena harus sering mengisi ulang baterai handset. Pada iPhone terbaru, ketahanan baterainya konon akan 16% lebih awet ketimbang iPhone 3GS.

4. Multitasking. iPhone terbaru akan menggunakan OS iPhone terbaru, yaitu versi 4.0. OS ini akan membantu iPhone bisa menjalankan lebih banyak aplikasi non-native secara bersamaan. Konon, maksimal bisa sampai tujuh aplikasi.

5. Kapasitas lebih lapang. Kabarnya, konsumen akan segera menyaksikan debut iPhone terbaru dengan kapasitas 64GB. Dengan kapasitas yang lebih besar, pengguna bisa menyimpan lebih banyak file, termasuk menyimpan hingga 2.160 aplikasi pada iPhone, jauh lebih banyak dari iPhone saat ini yang terbats hanya sampai 180 aplikasi.

6. Kamera lebih baik. Kualitas kamera iPhone terbaru akan lebih tajam. Beberapa analis memperkirakan Apple akan menanamkan kamera 5 megapixel pada iPhone terbarunya, dengan cahaya flash untuk menangkap gambar lebih baik dalam keadaan gelap. Ada juga yang menyebutkan, kamera iPhone ini bisa merekam video berkualitas High Definition (HD).

7. eBook. Pengguna iPhone akan bisa membeli dan mengunduh bacaan digital dari bookshop Apple pada handset mereka. Hal ini semakin didukung oleh kehadiran aplikasi Kindle khusus untuk iPhone dan iPod Touch yang ditawarkan penjual buku online terkemuka, Amazon.

8. Prosesor baru. iPhone terbaru kabarnya menggunakan prosesor besutan Apple sendiri, sama dengan yang digunakan pada iPad. Hal ini akan membuat iPhone terbaru dapat bermanuver lebih cepat.

9. Kartu SIM yang berbeda. Rumor beredar, iPhone terbaru menggunakan kartu SIM mikro seperti pada iPad 3G yang 40% lebih kecil dibanding kartu SIM biasa. Namun kebenaran kabar ini masih belum dapat dipastikan. Jika benar demikian adanya, akan ada banyak pengguna iPhone yang bermigrasi menggunakan kartu SIM mikro dan tentunya kebutuhan akan kartu SIM mikro diprediksi akan meningkat.

10. Sinkronisasi nirkabel. Keberadaan fitur ini nantinya memungkinkan data dapat ditransfer melalui jaringan WiFi dari iPhone ke komputer tanpa perlu kabel data USB.

Kamis, 27 Mei 2010

Apple Berhasil Kalahkan Microsoft


Untuk pertama kalinya, kapitalisasi market (market cap) Apple melampaui Microsoft. Apple kini bisa dibilang perusahaan teknologi paling besar dilihat dari sisi pasar.

Market cap adalah nilai sebuah perusahaan yang dihitung berdasarkan harga saham di bursa dikalikan dengan jumlah saham yang beredar. Pada Rabu (26/5/2010), market cap Apple memimpin 3 miliar dollar AS lebih tinggi daripada Microsoft padahal bulan lalu Microsoft masih memimpin 25 miliar dollar AS.

Harga saham Apple ditutup 244.11 dollar AS pada Rabu kemarin sehingga memiliki market cap 222 miliar dollar AS. Sementara saham Microsoft ditutup pada 25.01 dollar AS sehingga market capnya sekitar 219 miliar dollar AS.

Satu-satunya perusahaan AS yang memiliki market cap lebih tinggi saat ini dibandingkan Apple hanya Exxon Mobil. Harga saham Exxon Mobil 59,31 dollar AS dengan market cap sekitar 279 miliar dollar AS.

"Ini berarti bahwa Wall Street lebih percaya diri terhadap prospek pertumbuhan Apple daripada prospek pertumbuhan Microsoft," ujar Matt Radoff, analis dari Directions at Microsoft seperti dilansir CNN Money. Nilai saham Microsoft memang mengalami penurunan lebih dari 15 persen dalam beberapa minggu terakhir. Sementara Apple hanya turun 6 persen.

Salah satu faktor, Microsoft dinilai kesulitan menghadapi serbuan produk konsumer Apple seperti iPad yang sangat populer sejak diluncurkan dan iPhone yang masih menjadi pusat perhatian pasar.

Kamis, 13 Mei 2010

Adobe vs Apple, Adobe: Kami Cinta Apple


Kasus panas antara Adobe vs Apple tak kunjung padam. Ditengah niatan baik Adobe yang ditepuk sebelah tangan oleh Apple, mereka pun membuat kampanye bertajuk: Kami Cinta Apple.

Sepertinya langkah ini dibuat Adobe untuk mengibarkan bendera perdamaian dengan pihak Apple. Alhasil perusahaan besar software grafis tersebut membuat kampanye publikasi besar-besaran, untuk mendeklarasikan rasa cinta mereka terhadap Apple.

Dalam kampanye tersebut Adobe banyak menggunakan kata 'cinta'. Secara umum isi dari kampanye tersebut menyatakan bahwa Adobe menyukai keterbukaan pada semua platform, tak terkecuali Apple. Menurut Adobe, yang dilakukan Apple selama ini sedikit tidak terpuji. Sebenarnya, isi dari kampanye ini adalah sindiran halus bagi Apple.

Seperti dikutip detikINET dari softpedia, Jumat (14/5/2010) berikut ini adalah isi dari kampanye Kami Cinta Apple, milik Adobe:


"Kami Cinta Apple

Kami cinta kreatrifitas
Kami cinta inovasi
Kami cinta aplikasi
Kami cinta web
Kami cinta Flash
Kami cinta 3 juta pengembang kami
Kami cinta kompetisi sehat
Kami cinta layar sentuh
Kami cinta project open scren bersama partner
Kami cinta HTML5
Kami cinta otoritas kode
Kami cinta semua perangkat
Kami cinta semua platform

Yang tidak kami cintai adalah siapapun yang merenggut kebebasan untuk memilih apa yang kamu telah buat, serta bagaimana kamu membuatnya...."

Selasa, 20 April 2010

Apple iPhone 4G Rilis, Spesifikasi dan Review Awal


Beberapa hari terakhir terus-menerus desas-desus bahwa Apple iPhone 4G baru akan diluncurkan pada bulan April atau Mei 2010 santer berkumandang di setiap penjuru ranah maya. Ini merupakan serangkaian tanggal rilis awal di tahun 2010 dan tentunya akan mempengaruhi pada sejumlah handset baru di pasaran termasuk Nexus One Google seluler yang baru-baru dirilis. Apple memiliki acara yang direncanakan pada akhir bulan ini, di mana dikabarkan bahwa mereka akan mengungkap perangkat tablet PC mereka bersama-sama dengan iPhone 4G baru mereka.

Apel tahu bahwa hardware di dalam iPhone 3G’S saat ini tidak uptodate, maka harus menyediakan update segera sebelum pengguna memutuskan untuk lompat dari kapal dan menginginkan sesuatu dengan teknologi terbaru. iPhone saat ini memiliki prosesor yang lebih lambat dan layar yang ketinggalan jaman. Namun, menurut informasi iPhone 4G baru akan tampil beda dan datang dengan prosesor dual-core, layar OLED, 5 megapixel dengan chip flash dan grafis yang lebih kuat.

Jika rumor ini benar maka iPhone 4G akan membuat Google Nexus nampak seperti telepon seluler kuno, ya benar bahwa si doi mempunyai Snapdragon 1GHz prosesor, tetapi tidak akan mampu bersaing dengan CPU dual-core tetot. Yang jelas kedua vendor ini akan sama-sama saling bersaing di pasaran smartphone saat ini dan mewarnai dunia rivalitas gadget

Senin, 19 April 2010

iPhone punya Aplikasi Anti Alergi


Sydney - Agar terhindar dari produk makanan tertentu, orang yang mudah terserang alergi rasanya bisa mencoba aplikasi di ponsel iPhone ini. Bagaimana cara kerjanya?

Aplikasi yang dikembangkan oleh Deakin University di Australia, bersama Nestle dan GS1 itu dapat digunakan untuk memindai (scan) barcode yang ada di setiap produk makanan kemasan.

Dari hasil pemindaian yang tertera di layar iPhone, pengguna kemudian mendapat informasi apakah makanan itu mengandung bahan-bahan, misalnya seperti, kacang, telur, atau minyak ikan, yang bisa menyebabkan alergi.

"Anda tentunya dapat menghindari alergi jika tak mengkonsumsi produk makanan yang bisa menyebabkan alergi juga," ucap Professor Caroline Chan dari Deakin University Associate .

Aplikasi yang dikembangkan di Australia ini bisa sangat berguna. Sebab, selama ini, setiap produk makanan kemasan yang memiliki barcode, biasanya, hanya bisa digunakan untuk mengecek harga dan pembayaran di kasir saja. Sumber:detikcom